Archive for the 'Catatan Belajar SAP' Category

Bagaimana cara belajar ABAP SAP ?

Dear my blog,

Pertanyaan standard dari seseorang yang ingin belajar ABAP dari awal, namun tidak tahu harus bagaimana dan kemana. Berbeda dengan belajar PHP, .Net atau Delphi yang bukunya mudah kita dapatkan di pasaran, dan softwarenya mudah diinstall di PC / notebook. Aplikasi SAP sangat jarang kita temui dijual dipasaran, hehehe.. Trus gimana donk kalau kita pengen belajar dengan teknik learning by doing?

Caranya :

  1. Join ke perusahaan yang menggunakan  SAP atau berhubungan langsung dengan SAP. Silakan anda apply lamaran ke perusahaan konsultan yang sering implementasi SAP maupun perusahaan pengguna SAP. Minta posisi ABAPer pada surat lamaran anda.
  2. Belajar di tempat kursus SAP seperti Asseta atau Monsoon.
  3. Join ke komunitas SAP yang ada di indonesia seperti : Komtek, SAP-interface.
  4. Pengen belajar mandiri di rumah ? download SAP ides, install di PC kemudian download juga ebook nya yang banyak di internet.
  5. … *mungkin ada yang mau menambahkan? 🙂

SELECT SINGLE or SELECT up TO 1 Rows ?

Dear My Blog,

Hari ini aku kembali membuka catatan belajarku terkait bab teknik pengambilan data di ABAP. Akhirnya aku menemui sebuah pembahasan mengenai SELECT SINGLE. Pikiranku kembali ke masa-masa saat pertama kali aku mengenal ABAP. Saat itu pernah terlontar pertanyaan di kepalaku : Apa bedanya menggunakan SELECT SINGLE dengan SELECT UP TO 1 ROWS ? Apakah hanya sekedar perbedaan semantik ataukah terkait juga dengan performance?

Saat ini kembali membuka note mengenai SELECT SINGLE dan UP TO n ROWs, beserta kondisi yang cocok untuk menggunakan kedua jenis SELECT tersebut. Continue reading ‘SELECT SINGLE or SELECT up TO 1 Rows ?’

How to Create Packages in SAP (Bagaimana cara membuat package di SAP)

Dear My Blog. Berikut tulisan singkat mengenai pembuatan package di SAP.

Langkah-langkah untuk membuat Package di SAP.

1. Pertama-tama buka Object Navigator melalui  TCode SE80.

2. Klik Repository Browser pada menu sebelah kiri dan pilih Package sebagai tipe repository. Masukkan nama Package yang akan dibuat diawali dengan Y atau Z.  Kemudian tekan Enter.

 

3. Popup konfirmasi create object akan muncul jika package belum pernah dibuat. klik Yes.

4. Isikan property field yang mandatory dan yang dibutuhkan. Klik Save.

5. Setelah itu jangan lupa create request.

Selesai. Package sudah dapat digunakan.

Any Question ?

Integrasi SAP dan PHP via SAPRFC – Part 1 (The Beginning)

Dear My Blog,

Bogor, 31 July 2011. Menjelang Ramadan 1432H.

Siang ini benar-benar panas. Hari Ahad ini saya juga sedang tidak ada kerjaan. Mumpung sedang idle, saya ingin sedikit menulis mengenai SAP dan integrasinya dengan PHP. Tapi sebelum dimulai tidak ada salahnya saya menjelaskan sedikit mengenai istilah-istilah yang saya gunakan supaya nanti teman2 non IT bisa ikut menikmati tulisan ini.

SAP, apa itu?  SAP adalah salah satu software ERP (Enterprise Resource Planning) yang diproduksi oleh SAP AG. Software ERP merupakan aplikasi yang digunakan oleh perusahaan-perusahaan untuk membantu proses transaksi, penyimpanan data, pengolahan data, serta menampilkan dalam bentuk report. SAP sendiri memiliki beberapa modul yang dapat digunakan perusahaan untu menunjang kegiatan bisnisnya. Bahasa pemrograman untuk pembuatan custom report di PHP adalah : ABAP. Penjelasan mengenai SAP bisa dilihat di : http://en.wikipedia.org/wiki/SAP_ERP.

PHP, apa itu? PHP adalah bahasa pemrograman yang di desain untuk pembangunan web dan menghasilkan halaman web yang dinamis. Teman-teman dari IT tentunya sudah familiar dengan PHP, karena cukup mudah untuk dipelajari. Penjelasan panjang lebarnya bisa dilihat di : http://en.wikipedia.org/wiki/PHP.

SAPRFC adalah modul ekstensi untuk PHP 4 dan PHP 5. SAPRFC digunakan untuk memanggil function ABAP di SAP R / 3 dari skrip PHP. Anda dapat menggunakan bahasa PHP kuat untuk membuat aplikasi web atau program interface dengan koneksi ke SAP R / 3. Anda juga dapat menulis program server RFC dalam PHP dan memanggil fungsi-fungsi PHP dari SAP R / 3. SAPRFC project dapat dilihat di : http://saprfc.sourceforge.net/

OK, jadi untuk bisa ikut bermain-main pada bagian ini, kita harus memiliki akses ke SAP,  SAPGUI, kemudian PHP yang terinstall di komputer, serta ekstensi SAPRFC yang telah disetting dalam PHP. Sudah siap semua??

Lest Start.. !! Continue reading ‘Integrasi SAP dan PHP via SAPRFC – Part 1 (The Beginning)’

Apa itu ABAP ? What is ABAP ?

Dikutip dari wikipedia :

ABAP (Advanced Business Application Programming, originally Allgemeiner Berichts-Aufbereitungs-Prozessor, German for “general report creation processor” ), pronounced as ‘ah-bop’, is a high-level programming language created by the German software company SAP. It is currently positioned, alongside the more recently introduced Java, as the language for programming the SAP Application Server, part of its NetWeaver platform for building business applications. The syntax of ABAP is somewhat similar to COBOL.

ABAP is one of the many application-specific fourth-generation languages (4GLs) first developed in the 1980s. It was originally the report language for SAP R/2, a platform that enabled large corporations to build mainframe business applications for materials management and financial and management accounting.

ABAP used to be an abbreviation of Allgemeiner Berichtsaufbereitungsprozessor, the German meaning of “generic report preparation processor” , but was later renamed to Advanced Business Application Programming. ABAP was one of the first languages to include the concept of Logical Databases (LDBs), which provides a high level of abstraction from the basic database level(s).

The ABAP programming language was originally used by developers to develop the SAP R/3 platform. It was also intended to be used by SAP customers to enhance SAP applications – customers can develop custom reports and interfaces with ABAP programming. The language is fairly easy to learn for programmers but it is not a tool for direct use by non-programmers. Good programming skills, including knowledge of relational database design and preferably also of object-oriented concepts, are required to create ABAP programs.

ABAP remains the language for creating programs for the client-server R/3 system, which SAP first released in 1992. As computer hardware evolved through the 1990s, more and more of SAP’s applications and systems were written in ABAP. By 2001, all but the most basic functions were written in ABAP. In 1999, SAP released an object-oriented extension to ABAP called ABAP Objects, along with R/3 release 4.6.

SAP’s current development platform NetWeaver supports both ABAP and Java.

—————————– Indonesia translate ———————————————–

ABAP (Advanced Business Application Programming, awalnya Allgemeiner Berichts-Aufbereitungs-Prozessor, Jerman untuk “prosesor pembuatan laporan umum”), diucapkan sebagai ‘ah-bop’, adalah pemrograman tingkat tinggi bahasa yang diciptakan oleh perusahaan perangkat lunak SAP Jerman. Saat ini diposisikan, di samping baru-baru ini diperkenalkan Java, sebagai bahasa untuk pemrograman SAP Application Server, bagian dari platform NetWeaver untuk membangun aplikasi bisnis. Sintaks dari ABAP agak mirip dengan COBOL.

ABAP adalah salah satu dari banyak bahasa generasi keempat aplikasi-spesifik (4GLs) pertama kali dikembangkan pada tahun 1980an. Awalnya bahasa laporan untuk SAP R / 2, sebuah platform yang memungkinkan perusahaan-perusahaan besar untuk membangun aplikasi bisnis mainframe untuk pengelolaan bahan dan akuntansi keuangan dan manajemen.

ABAP digunakan untuk menjadi singkatan dari Allgemeiner Berichtsaufbereitungsprozessor, arti Jerman “penyusunan laporan prosesor generik”, namun kemudian berganti nama menjadi Advanced Business Application Programming. ABAP adalah salah satu bahasa pertama yang memasukkan konsep Logical Database (LDBs), yang memberikan abstraksi tingkat tinggi dari database tingkat dasar (s).

Bahasa pemrograman ABAP ini awalnya digunakan oleh pengembang untuk mengembangkan SAP R / 3 platform. Hal ini juga dimaksudkan untuk digunakan oleh pelanggan SAP untuk meningkatkan aplikasi SAP – pelanggan dapat mengembangkan laporan kustom dan interface dengan pemrograman ABAP. Bahasa ini cukup mudah untuk belajar untuk programmer tetapi bukan alat untuk pemanfaatan langsung oleh non-programmer. keterampilan pemrograman yang baik, termasuk pengetahuan tentang desain database relasional dan lebih disukai juga konsep berorientasi objek, diperlukan untuk membuat program ABAP.

ABAP tetap bahasa untuk membuat program untuk R client-server / 3 sistem, yang SAP pertama kali dirilis pada tahun 1992. Seperti perangkat keras komputer berkembang melalui tahun 1990-an, semakin banyak aplikasi SAP dan sistem ditulis dalam ABAP. Pada tahun 2001, tetapi semua fungsi yang paling dasar yang ditulis dalam ABAP. Pada tahun 1999, SAP merilis sebuah ekstensi berorientasi objek untuk ABAP yang disebut ABAP Objects, bersama dengan R / 3 rilis 4.6.

saat pengembangan platform SAP NetWeaver mendukung ABAP dan Java


My Archives